Dikalahkan Arab Saudi, Timnas U-19 Indonesia Langsung Perbaiki Finishing

Dikalahkan Arab Saudi, Timnas U-19 Indonesia Langsung Perbaiki Finishing

Setelah dibantai tim nasional U-19 Arab Saudi 2 hari kemarin, tim nasional U-19 Indonesia bakal balik lagi menjalani pertandingan persahabatan.

Kali ini tim nasional U-19 Indonesia bakal berjumpa dengan tim nasional U-19 Yordania di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/10).

Di partai yang bakal dimulai pukul 18. 30 WIB ini, juru tak-tik tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri, telah mengevaluasi apa saja kekurangan skuatnya kala dibantai 1-2 dengan Arab Saudi.

Bekas juru tak-tik Bali United ini meminta supaya di kala melawan Yordania anak kecil asuhnya dapat memperlihatkan penampilan paling bagusnya.

“Hasil melalui evaluasi pertandingan lalu, menurut kami ketahui, banyak masukan soal kelemahan-kelemahan yang perlu kami perbaiki, ” tutur Indra Sjafri di Gelanggang ABC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/10).

“Terutama hal-hal kecil guna dapat sempurnanya kesebelasan taktikal kami, ” tutur Indra Sjafri melanjutkan.

Lelaki dari Sumatera Barat ini melanjutkan salah satu kelemahan tim nasional U-19 Indonesia di pertandingan lalu ini tak dapat memaksimalkan bersama bagus kesempatan di hadapan gawang rival.

Padahal Indra Sjafri mencatatkan setidak-tidaknya tersedia banyak kesempatan yang mesti jadi gol ke gawang Arab Saudi.

“Salah 1 permasalahan kami ya finishing, kami seharusnya manfaatkan di sisa masa yang beberapa saat itu buat memperbaikinya, ” tutur Indra Sjafri.

“Selain finishing, tersedia individual tinggal yang tengah tidak begitu sabar hingga melahirkan rival memperoleh peluang bola mati, ” tutur Indra Sjafri melanjutkan.

Bos Arema Muak dengan Perilaku Yuli Sumpil

Bos Arema Muak dengan Perilaku Yuli Sumpil

CEO Arema FC, Iwan Budianto, memberi ungkapannya tentang sikap yang tak terpuji dari satu dari sekian banyak pentolan Aremania, Yuli Sumpil.

Sebelum laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di weekend ke-24 Liga satu 2018 pada Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10), Yuli Sumpil turun menuju gelanggang guna mendekati kesebelasan rival.

Melalui rekaman video yang tersebar pada wartawan sosial, Yuli Sumpil nampak merobek-robek kertas di hadapan bintang-bintang Persebaya. Yuli Sumpil yang didampingi rekannya pun nampak adu mulut bersama penjaga gawang Persebaya, Alfonsius Kelvan, kala kesebelasan berjulukan Bajul Ijo itu tengah pemanasan di jeda paruh perdana.

Untung saja tersedia bintang-bintang Persebaya serta dewan Panpel Arema FC yang memisahkan ke 2 belah dewan itu.

Yuli Sumpil pun coba mendatangi salah gawang bersama memberi satu benda pada sana. Di samping ini, terus dibunyikan nyanyian lagu rasisme dari Aremania menuju Persebaya serta pun fansnya, Bonek.

Pastinya hal tersebut membikin Iwan Budianto amat menyesal dengan sikap yang dikerjakan dengan Yuli Sumpil.
“Iya aku telah lelah dan sangat muak mengingatkan ia, ” tutur Iwan Budianto pada BolaSport. com.

Tindakan tak terpuji Aremania pun berlanjut kala laga berakhir. Tersedia satu dari sekian banyak oknum pendukung Aremania yang memasuki di dalam gelanggang bersama nampak merobek-robek bendera Persebaya.

Bintang-bintang Arema FC begitu saja membawa oknum pendukung itu. Tidak kemudian, tersedia banyak pendukung Aremania yang memasuki gelanggang serta membikin bintang Persebaya berlarian menuju di dalam ruang berganti.

Melalui tribun VVIP pun beberapa botol berterbangan mengacu menuju pasukan Djadjang Nurdjaman itu. Tindakan Aremania ini pastinya tinggal menanti suspensi melalui Komite Disiplin PSSI.

“Masih tersedia saja hal-hal menurut ini, ” tutur lelaki yang pun berkuasa mewakili Ketua Umum PSSI itu.