Dunia Usaha

Tata Cara Mengajukan Hak Merek

Jelaskan Tata Cara Pengajuan Hak Merk Untuk Memudahkan Kamu Dalam Mengerti Apa Saja Yang Dapat Dilakukan Ataupun Disiapkan Untuk Memenuhi Prosedur Yang Ada. Karena, pendaftaran merk sendiri adalah salah satu komponen yanhg dibutuhkan untuk Kamu dalam mematenkan merk yang dipakai untuk usaha. Merek itu dapat menunjang produk yang Kamu hasilkan, entah itu dalam bentuk barang, jasa, ataupun keduanya. Tidak cuma itu, merk yang didaftarkan pun bakal bisa menjadikan produk Kamu resmi di mata hukum.

Adanya sertifikat hak paten itu nantinya pun bakal dapat memberi banyak hal positif untuk Kamu. Salah satunya ialah melindungi produk Kamu dari orang-orang yang ingin memakai tujuan tersendiri dengan label Kamu, yang diplagiasi untuk mendapatkan banyak keuntungan dalam bidang ekonomi tertentu. Untuk itu, penting untuk ada yang beritahu tata cara pengajuan hak merk dagang demi kelangsungan yang satu ini.

Pendaftaran Merek

Sebetulnya, prosedur pendaftaran merk sendiri telah diatur dalam pasal 7 hingga 27 pada Undang Uundang  No 15 tahun 2001 mengenai merk. Tata cara untuk mengajukan hak merk sendiri ada beberapa tahap. Hal pertama yang musti Kamu lakukan ialah mengisi form permohonan dengan tertulis yang ditujukan kepada Dirjen HKI(Direktora Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual) yang dapat dilakukan sendiri dan bahkan dikuasakan dengan orang lain. Kemudian, Kamu pun bakal melakukan pembayaran untuk tarif permohonan.

Berikutnya, Kamu pun mengisi form yang diajukan pada pihak Dirjen HKI. Kamu pun diminta untuk menyertakan surat pernyataan di atas kertas  yang dibubuhi meterai cukup serta ditandatangani oleh pihak pemohon  yang mengatakan jika merk itu adalah punyanya. Bila permohonan diajukan lewat kuasa, maka surat kuasa khusus pun dilampirkan. Berikutnya, Kamu pun diminta memberikan fotokopian akta pendirian badan hukum yang telah dilegalisir dengan notaris ataupun aslinya.

Hak Paten

Tidak sampai di situ, paparkan tata cara pengajuan hak merk berikutnya. Bila Kamu sudah selesai mengisi form permohonan, maka verifikator dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual bakal mengecek kelengkapan permohonan itu. Kemudian, petugas loket memberi tanda penerimaan permohonan. Dengan begitu, Kamu dapat mengajukan Permohonan Dirjen HKI. Sehabis itu, Dirjen HKI pun mengecek kelengkapan administrasi dari permohonan merk yang Kamu ajukan. Bila masih kurang lengkap, maka pihak pemohon diberikan waktu Dua bulan untuk melengkapinya terhitung semenjak tanggal pengiriman surat permintaan.

Sehabis itu, pihak Direktorat Jenderal bakal melakukan pengecekan dengan cara substantief paling lama 30 hari, dihitung sejak tanggal penerimaan permohonan. Pengecekan substantif yang dilaksanakan oleh HKI dilaksanakan maksimal sepanjang 9 bulan. Pengecekan substantief itu mencakup pengecekan merk dari sejumlah segi. Misalnya saja seperti tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan, tidak mempunyai daya pembeda, telah menjadi punya umum, berhubungan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya, mempunyai kesamaan di pokok ataupun keseluruhan merk lain efektif yang telah terdaftar ataupun terkenal.

Saat hasil pengecekan substantief telah disetujui Direktur Jenderal didalam kurun waktu max 10 hari, permohonan itu bakal diumumkan didalam Berita Resmi Merek. Pengumuman itu bakal berlangsung sepanjang Tiga bulan danditempatkan pada Berita Resmi Merk serta diterbitkan dengan berkala. Bisa pula ditempatkan di saran khusus yang bisa dilihat oleh masyarakat dengan gampang serta disediakan dengan Direktorat Jenderal. Bila tidak terdapat sanggahan dan/atau keberatan pada saat jangka waktu yang diberikan itu, Direktorat Jenderal bakal menerbitkan serta memberikan sertifikat merk pada pihak pemohon ataupun kuasanya max 30 hari terhitung dari tanggal selesainya pengumuman.

Setelah dipaparkan tata cara pengajuan hak paten merk seperti di atas, maka sebaiknya Kamu mulai menyiapkan berkas yang kira diperlukan untuk pendaftaran merk. Karena, melihat jangka waktu yang lumayan panjang didalam proses itu, tentu saja Kamu tidak ingin buang-buang waktu yang lebih lama untuk mengurus kekurangan berkas ataupun ketidaklengkapan data yang ada, ‘kan? Maka dari itu, Kamu boleh mulai menyiapkannya jauh2 hari.

Apalagi, untuk Kamu yang ingin mendaftarkan sebagai badan hukum. Bila proses pembuatan akta lewat notarius belum dilakukan, maka sebaiknya Kamu lekas memproses hal yang satu ini. Karena, proses seperti ini pun bakal memerlukan banyak waktu dengan menggunakan jasa notaris. Bila semua berkas yang Kamu persiapkan sudah lengkap dari jauh-jauh hari, maka pendaftaran Kamu memungkinkan untuk berlangsung tidak terlambat. Bukankah hal seperti ini pun bakal memberikan keuntungan untuk Kamu? kunjungi link ini untuk informasi lebih lengkap.